betapa keji hati nya, aku tetap ingin selalu bersama nya..
aku mencintai nya.
namun aku salah.
di tangan ku, semua remuk.
senyum sinis tak dapat membendung air mata.
Bagaimana aku bisa hancurkan milik nya?
Pada akhirnya aku kehilangan segalanya karena diri ku sendiri.
Kau membuang yang asli dan membawa masuk yang palsu.
Kau menang! .
Aku terpukul dan shock.
Ia pulang dan terduduk di lantai lemas.

0 comments:
Post a Comment